Mimos kucing kesayangan Anakku


Mendekatkan hewan pada anak bagi sebagian orang tua itu sangat tidak banyak dilakukan.
Namun berbeda bagi saya, sebagai orang tua dari Glorie, mendekatkan hewan sejak dini itu penting. Mendekatkan hewan pada anak itu ada batasannya dimana jika hewan itu buas atau mempunyai efek tertentu saat melakukan interaksi.

Dari kecil Glorie sudah akrab dengan kucing, gecko, kura kura serta anjing.
Dari hewan ini saya Mengajarkan untuk dapat berbagi makanan, kasih sayang, tanggung jawab serta empati
Rasa empati dibutuhkan saat kita hidup, tak hanya  kepada sesama manusia tetapi untuk alam semesta.
Cinta dan kasih Akan terlihat saat anak bertemu dengan hewan liar.

Kebanyakan orang tua yg tidak menyukai hewan akan menjauhkannya dari mukai hal kecil seperti melempar benda, memukul, hingga melakukan penyiksaan lainnya. Jika dari kecil sudah terpupuk rasa benci maka kedepannya anak akan melakukan hal yang sama dan mungkin akan lebih parah, dan itu sangat tidak disadari oleh para orang tua.

Jika menengok beberapa kasus yang ada menyakiti hewan lemah adalah sebuah kebanggan yang disebarluaskan melalui jaringan internet dan media sosial.

Ajarkan anak anak kita untuk saling menghormati, menjaga mereka, memberi makan meski itu kucing atau anjing stray (liar).

Saat bermain Glorie berpapasan dengan kucing kecil ini, tanpa ada arahan dari saya, ia ngobrol dan terlihat menyayangi. Dengan kepolosannya dia berkata "bunda kasian engga ada bundanya ini baby kucingnya, bawa pulang aja ya?!" Sambil diangkatnya diatas mobilnya ia pun segera turun dan menariknya pulang, sesampainya dirumah dimintanya makanan Engkez kucing putih kami diambilnya mangkok untuk diisi DF (dry food). Hari makin hari makin terlihat bahwa Glorie memiliki rasa empati mempunyai rasa kasih sayang yg besar walau ia masih 2 tahun. Bermain, tidur hingga ke kamar mandi mereka selalu berdua. Sebulan sudah Mimos si kucing bayi tinggal bersama namun suatu malam mimos pergi meninggakan kami semua selamanya, betapa sedih Glorie terus bertanya "mimos kapan bangunnya?" "Mimos bobonya dikamar ku aja selimutan" " mimos sehat ya?!"
Mungkin dia belum mengerti arti kata meninggal, yang dia tau hanya engga bangun bangun, keesokan harinya akan dikibur mimos digendongnya dengan tubuh yang dingin ia tetap memeluk erat dan di ciumnya berharap bangun.
Mimos dikubur ia terus​ berkata "mos bobo kamar aku aja! Mimos mana?" Satt tanah mengubur jasadnya.. " sehat ya mos" ucapnya.

Karena pagi rutin Glorie memberi makan mimos pun tak lupa ia beri makan, mimos makaan dulu bun ditaburnya itu DF diatas makamnya..

3-4 hari masi bertanya dimana mimos..

Ini yang bisa dibilang sisi baiknya mendekatkan hewan pada anak, anak akan belajar empati, tanggung jawab,kasih sayang, hormat dalam artian jika ia tdk menggangu kita tidak boleh  mengganggu.

Yang terpenting adalah mengajarkan cuci  tangan dengan sabun. Insya allah akan dijauhkan dari penyakit

Komentar

Postingan Populer